Berbagi Bersama Menjadi Hidup Lebih Bermakna

Satukan Pemuda Lewat Olahraga

 
Kuwu Toto Warnoto menyerahkan Piala Bergilir kepada kapten kesebelasan Melati Fc
    KANDANGHAUR - Berlangsung selama tiga pekan, tournamen Sepak bola Kuwu Cup 2018 yang diadakan Karang Taruna Karya Bakti Paramarta Desa Karanganyar, Kecamatan Kandanghaur, berakhir, Minggu (16/9). Melati FC sukses menjadi kampiun pada kompetisi antar blok menyemarakkan HUT ke-73 RI di lapangan sepakbola Bojong sejak Minggu (26/ 8) itu.

    Pada babak final, kesebelasan Melati FC mengalahkan lawannya Tim Pengoyoran FC melalui adu pinalti dengan skor 5-4. Sementara juara 3 dan 4 masing-masing diraih Cilet FC dan DKD FC.
    Usai pertandingan, Kuwu Karanganyar, Toto Wanoto menyerahkan langsung Piala Bergilir Kuwu Cup kepada perwakilan pemain Melati FC. Sedangkan hadiah dan piala tetap untuk para juara diserahkan masing masing oleh Ketua TP PKK karanganyar, Uun Roenah, ketua Panitia. Sayim dan jajaran Forum komunikasi Pimpinan Kecamatan Kandanghaur
    Dalam Kesempatan itu, Kuwu Toto menyampaikan apresiasi serta ucapan terima kasihh kepada panitia, Karang Taruna, pemain, official, wasit, penonton dan semua lapisan masyarakat yang telah mensukseskan kompetisi Turamen Sepakbola Kuwu Karanganyar Cup 2018.
    Apresiasi juga diberikan kepada jajaran TNI dan Polri yang telah bekerja keras melakukan pengamanan sehingga sepanjang jalannya pertandingan dari babak penyisihan hingga final berjalan lancar dan kondusif.
    “Suksesnya turnamen sepakbola Kuwu Cup tahun ini menjadi spirit baru bagi Pemdes dan saya secara pribadi untuk tetap mengagendakan event olahraga ini sebagai ajang rutin tahunan. Bahkan levelnya selain antar blok seDesa Karanganyar, tidak menutup kemungkinan juga antar desa se-Kecamatan Kandanghaur," terang Kuwu Toto.
    Tak hanya itu, melihat animo masyarakat serta antusias insan olahraga khususnya sepak bola. Pemdes Karanganyar bertekad untuk melakukan pembenahan lapangan Bojong agar lebih representatif. Niatan ini tentunya seiring dengan kemampuan keuangan desa.
    Menurut Kuwu Toto, olahraga sejatinya adalah alat pemersatu. Menggali potensi bibit-bibit pemain andal melalui wadah kompetisi yang sehat, fair dan dapat menjadi hiburan bagi para penonton.
  Karena itulah, pihaknya didukung jajaran TNI dan Polri bertekad untuk konsisten mengadakan even-even olahraga sekaligus sebagai ajang pembinaan secara berkesinambungan.
    “Tapi yang lebih penting lagi jadikan turnamen ini untuk memperkuat persatuan, apalagi ini antar blok di satu desa. Harus timbul semangat fairplay, sikap persaudaraan dan kerukunan," tegasnya.
   Ketua panitia, Sayim didampingi sekretaris Taryono menyebut ada 19 kesebelasan yang ambil bagian dalam tournamen yang rutin digelar saban tahun tersebut. Seluruh tim merupakan perwakilan dari masing-masing blok yang ada di Desa Karanganyar.
   “Tahun ini adalah pelaksanaan turnamen untuk yang keempat kalinya. Hadiah yang disiapkan antara lain piala bergilir, piala tetap dan uang pembinaan bagi para juara maupun pemain terbaik .
   Alkhamdulillah, jalannya pertandiangan sampai babak final berlangsung sukses dan kondusif. ini semua berkat dukungan dan kerjasama semua elemen masyarakat termasuk anggota TNI dan Polri,” jelasnya. (kho/op!)

Related Posts:

Post a Comment