Berbagi Bersama Menjadi Hidup Lebih Bermakna

Diperlukan Solusi Masalah Air Baku Di PDAM Kandanghaur

BK.12 Sumber air baku IPA Babakan Jaya
      Tulisan ini sengaja kami munculkan kepublik demi untuk kemaslahatan kita bersama tidak hanya pelanggan PDAM Kandanghaur tapi juga masyarakat pada umumnya karena air merupakan zat yang paling penting dalam kehidupan kita, orang bilang lebih baik hidup tanpa listrik dari pada tanpa air
selain itu air juga dipergunakan untuk memasak, mencuci, mandi dan membersihkan kotoran yang ada disekitar rumah, air juga digunakan untuk keperluan industri, pertanian, pemadam kebakaran, tempat rekreasi transportasi dan lain lain.
     Hampir satu bulan ini kita masyarakat dikecamatan Kandanghaur dan Gabus wetan mengalami kesulitan untuk mendapatkan pasokan air bersih yang biasa disupply dari PDAM dengan alasan tidak ada air baku PDAM terpaksa tidak bisa mengolah sehari ngocor empat hari tidak itupun tidak seharian penuh ngocor hanya berlangsung lima atau enam jam saja karena air baku keburu habis disedot petani dengan alasan jadwal giliran untuk mengaliri sawah sebagai sumber kehidupannya, meski bukan jadwal giliranya para petani bersih kukuh tetap menjalankan pompanya entah sampai kapan permasalahan air baku ini berakhir sampai musim kemarau tahun ini berakhir atau sampai debit air dibendung Salam darma meningkat, kita tidak bisa meprediksi kapan saat dan waktunya.
     Tidak sedikit masyarakat terutama pelanggan PDAM yang sudah mulai berbuat anarkis dengan melakukan pemotongan pipa sebelum wattermeter untuk disedot dengan pompanya banyak orang mendadak memasang jet pump dengan harga mencapai 12 jutaan mereka relah merogoh kocek belasan juta rupiah demi mendapatkan air, mereka baru terasa begitu pentingnya air dalam kehidupannya, bagi mereka berpenghasilan rendah mereka merasakan lelah dan sulitnya mendapatkan air meski membeli per-derigen, sampai tukang cuci motorpun harus kehilangan mata pencahariannya karena hanya mengandalkan air dari PDAM.
      Banyak pelanggan bilang PDAM ini kan perusahaan milik pemerintah ko permasalahan seperti ini sampai berlarut larut bagaimana pelanggan memenuhi kewajibannya kalau hak haknya saja tidak terpenuhi mending sehari ngocor dua hari tidak kalau ada kepastianmah enak."Ujarnya.
     Cepat atau lambat permasalahan ini harus segera diatasi kepada yang berkompeten dibidangnya kepada pemerintah daerah maupun pemerintah pusat dalam hal ini Ditjen Cipta Karya untuk segera memberikan solusi entah dengan cara pegambilan air baku lewat jalur pipanisasi langsung ke Bugis seperti layaknya PDAM Anjatan yang sampai sekarang masih tetap beroperasi atau dengan cara cara lain.

Related Posts:

Post a Comment